Satechain Media

Jangan Dengki ! Kakak adik ini hasilkan ratusan juta dari kripto tiap bulan

SHARE

satechainmedia.com- Sepasang kakak dan adik asal TEXAS yang bernama Ishaan Thakur berusia 14 tahun dan Anya adik perempuan yang berusia 9 tahun mereka berdua menghabiskan waktu liburan musim panasnya.

untuk membangun bisnis penambangan uang cryptocurrency .dari hasil penambangan itu mereka menghasilkan pundi pundi dollar setidaknya hampir setiap bulan mereka mendapatkan keuntungan sebanyak 30.000 Dollar AS jika di rupiahkan senilai 429 juta yang mereka hasilkan dari bisnis tersebut.

“Kami mulai (menambang kripto) karena ingin mempelajari sesuatu yang baru tentang teknologi dan juga menghasilkan uang,” kata Ishaan, dikutip dari CNBC, Rabu (1/9/2021).

Kedua saudara kandung yang tinggal di Frisco, Texas, AS ini bisa menghasilkan lebih dari 30.000 dolar AS dengan menambang tiga koin digital, yakni Bitcoinethereum, dan ravencoin. Mereka harus belajar cara menambang, yang bukan hal mudah. 

Saat menambang untuk mendapatkan uang kripto seperti bitcoin dan ethereum, komputer kompleks diprogram untuk bersaing memecahkan teka-teki sulit untuk memvalidasi transaksi.

“Penambangan kripto sama seperti menambang emas atau berlian. Daripada menggunakan sekop, Anda menambang dengan komputer. Alih-alih menemukan sebongkah emas atau berliah di tambang, Anda akan menemukan uang kripto,”Kata Ishaan.

Setelah menonton video di YouTube dan mencari di internet, Ishaan mengubah Alienware miliknya, sejenis komputer game yang populer, menjadi rig penambangan ether pada April lalu. Dia melakukannya dengan menggunakan kartu grafis, yang dapat melakukan perhitungan volume tinggi untuk penambangan.

Kedua orang tuanya mendukung: “Kami bisa menghabiskan seluruh musim panas bermain video game, tetapi kami menggunakan waktu luang kami untuk belajar tentang teknologi,” kata Ishaan.

kedua saudara kandung ini mulai melakukan penambangan pertamanya pada ethereum , karena menambang bitcoin sangatlah sangat sulit. karena pasokan yang terbatas dan permintaan yang melonjak, akibatnya persaingan menambang bitcoin sangatlah ketat.Pada hari pertama mereka, “Saya menghasilkan $3 atau sekitat Rp.43.000 ,” kata Ishaan.

Untuk meresmikan bisnisnya, Ishaan dan Aanya mendirikan perusahaan pertambangan mereka sendiri, Flifer Technologies, dengan bantuan ayah mereka, Manish Raj, pada 30 April.

“Kami sangat menyukainya sehingga kami mulai menambahkan lebih banyak prosesor [atau chip], dan menghasilkan $1.000 (14.juta rupiah) di bulan pertama kami” pada bulan Mei, kata Ishaan.

pendapatan hasil penambangan

Pendapatan Kakak adik itu terus meningkat, dan pada akhir Juli, mereka mampu membeli peralatan, seperti Antminers dan kartu grafis Nvidia RTX 3080-Ti, untuk mulai menambang bitcoin dan ravencoin juga. Saat memutuskan mana yang akan ditambang, mereka memilih ravencoin karena peralatan yang mereka miliki “optimal” untuk menambangnya, ucap Raj.

Secara total, mereka mengharapkan untuk mendapatkan sekitar $36.000 pada bulan September berdasarkan peralatan yang saat ini dipesan, “ucap Raj kembali”

walaupun kedua kakak dan adik itu. telah menjadi pengusaha sukses dari bisnis kripto miliknya, namun proses yang mereka lalui sangatlah rumit, untuk melakukan penambangan kripto tidak lah mudah butuh keahlian programing , peralatan yang mahal , membutuhkan komputer dan listrik dengan energi yang cukup banyak

Ishaan dan Aanya, misalnya, memiliki lebih dari 97 prosesor, yang dibantu oleh ayah mereka Raj, mantan bankir investasi, dengan mengambil pinjaman.

Raj menolak untuk mengungkapkan jumlah uang yang di pinjam. Namun, kekurangan chip komputer di seluruh dunia membuat peralatan mencarinya jauh lebih sulit dan harga pasti akan sangat mahal.

Ishaan dan Aanya kebanyakan menggunakan kartu grafis Nvidia RTX 3090, kata Ishaan, dan setiap kartu saja bernilai sekitar $2.500 hingga $3.000 untuk dibeli.

Dengan keuntungan yang dimiliki, mereka berencana untuk menginvestasikan kembali dalam beberapa sektor bisnis lainya. Tapi, “semoga keuntungan dari bisnis pertambangan kami “juga” dapat membayar biaya kuliah kami,” ucap Ishaan.

Ishaan berharap bisa kuliah di University of Pennsylvania, katanya. Di sana, dia ingin belajar kedokteran dan menjadi dokter. Aanya juga ingin belajar kedokteran, tetapi sebaliknya, ingin kuliah di New York University.

Namun, Ishaan hanyalah siswa baru di sekolah menengah, dan Aanya adalah siswa kelas empat di sekolah dasar. perlu waktu beberapa tahun lagi untuk mereka bisa melanjutkan sekolah ke tingkat Universitas.