Satechain Media

Ekonomi El Salvador Jadi Kacau Balau, Akibat turunnya pasar kripto

SHARE

satechainmedia.com- Semenjak Negara El Salvador pada Juni 2021 lalu, mengizinkan penerimaan mata uang kripto Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah, Justru. perekonomian negara tersebut kini sedang berada diambang kehancuran ekonomi saat ini.

Melansir dari KumparanTech, President El Salvador Nayib Bukele memang percaya diri mengadopsi Bitcoin, dia bahkan berencana ingin membangun kota bitcoin untuk membuat negara Amerika Tengah itu menjadi pusat keuangan mata uang kripto dunia.

Sayangnya, rencana itu justru menghambat laju perekonomian mereka ditambah lagi dengan turunnya kondisi pasar kripto saat ini.

Mulai dari Bank, Toko-Toko (Mall, Mini Market dan toko kelontong) hingga para penduduk di paksa untuk menerima Bitcoin jadi mata uang legal, padahal sebagian penduduknya sendiri belum mengetahui seperti apa itu bitcoin ataupun cryptocurrency.

Salvador bahkan jatuh semakin dalam saat Bukele melobi International Monetary Fund (IMF) untuk meminjam $1.3 milliar AS,”menurut laporan Fortune.

Tak lama setelah kota bitcoin diumumkan pada November tahun lalu, obligasi negara itu turun dari 75 sen menjadi 63 sen dalam semalam dan saat ini menjadi 36 sen.

jatuhnya ekonomi

Hampir, selama lima bulan terakhir sejak negara tersebut secara resmi mengadopsi bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah, banyak para ahli memperkirakan bahwa sovereign kredit atau kredit berdaulat negara itu mengalami penurunan empat kali lebih buruk dari sebelumnya.

Keadaan Salvador juga semakin parah dengan turunnya harga bitcoin dari $60.000 saat Salvador mulai mengadopsinya dan sekarang telah jatuh ke angka $35.000 per koin.

“El Salvador saat ini utang luar negrinya paling tertekan didunia dan itu karena kebodohan bitcoin ini, pasar berpikir kalo bukele sudah gila dan memang benar demikian,”Kata Steve Hanke, profesor ekonomi di jhons hopkins University.

Lebih rincinya, ada dua faktor kenapa negara pertama yang mengadopsi bitcoin itu merugi, yang pertama adalah kondisi finansial El Salvador sudah buruk sebelum implementasi mata uang kripto bitcoin, dan warga El Salvador sendiri juga tidak begitu percaya pada bitcoin itu sendiri.

Bahkan sebuah survei Central American University yang dilakukan pada september 2021, menemukan bahwa sembilan dari sepuluh warga di negara tersebut tidak tahu apa itu bitcoin, dan delapan dari sepuluh mengatakan mereka memiliki sedikit kepercayaan terhadap mata uang cryptocurrency.