Satechainmedia.com- Pasar kripto sedang menghadapi tekanan yang meningkat, dengan Bitcoin (BTC) menunjukkan sinyal bearish yang semakin kuat. Para analis teknikal menyoroti beberapa indikator penting yang bisa menentukan arah pergerakan harga selanjutnya.
Satu Langkah Lagi Menuju Sinyal Bearish Bitcoin?
Salah satu analisis dari channel Telegram First1Bitcoin memperingatkan bahwa hanya tersisa satu hari sebelum sinyal jual pada grafik mingguan Bitcoin terkonfirmasi. Meskipun pekan lalu harga sempat terdorong lebih tinggi, tren pada time frame yang lebih besar tetap menunjukkan kecenderungan bearish.

Menurut First1Bitcoin, peluang terjadinya pemulihan berbentuk V-shape semakin kecil. Mereka menetapkan level US$71.383 sebagai acuan utama. Jika harga Bitcoin menutup di bawah level ini, maka potensi koreksi yang lebih dalam bisa terjadi.
Selain Bitcoin, beberapa aset lain seperti indeks Russell 2000 dan saham Tesla (TSLA) juga menguji kembali rata-rata pergerakan 200 minggu. Level ini sering menjadi indikator penting dalam analisis teknikal untuk mengukur kekuatan tren jangka panjang.
Bearish Crossover di Time Frame Harian
Analis kripto Ali Martinez menemukan indikasi lain yang semakin memperkuat sinyal bearish Bitcoin. Ia mengamati adanya crossover antara Moving Average (MA) 50 hari dan 100 hari pada grafik harian BTC.

Dalam dunia analisis teknikal, kondisi di mana MA-50 hari bergerak turun dan menembus MA-100 hari dari atas ke bawah dikenal sebagai bearish crossover. Sinyal ini mengindikasikan bahwa momentum bullish mulai melemah, sementara tekanan jual semakin mendominasi pasar.
Sejarah mencatat bahwa bearish crossover seperti ini sering menjadi pemicu penurunan harga lebih lanjut, terutama jika didukung oleh faktor teknikal lain seperti meningkatnya volume penjualan atau pergerakan harga di bawah level support utama.
Bagi trader dan investor, penting untuk mengamati bagaimana Bitcoin bereaksi terhadap rata-rata pergerakan jangka panjang seperti MA-200 hari. Jika harga tetap berada di bawah garis ini dalam beberapa hari ke depan, maka tren bearish bisa semakin kuat. Sebaliknya, jika harga berhasil kembali di atas MA tersebut, ada kemungkinan pergerakan bearish ini hanya bersifat sementara.
Tekanan Bearish Makin Menguat, Zona Krusial di US$73.000-US$66.000
RLinda, seorang analis lainnya, menyoroti bahwa pasar Bitcoin saat ini berada dalam zona jual (sell zone), dengan tekanan bearish yang terus mendominasi. Menariknya, meskipun beberapa faktor eksternal seperti komentar Donald Trump terkait Rencana Cadangan BTC dan hasil crypto summit di Gedung Putih sempat mencuri perhatian, pasar tetap menunjukkan reaksi negatif.

Menurut RLinda, peristiwa-peristiwa tersebut justru menciptakan ketidakstabilan global dan gelombang likuidasi, alih-alih memberikan sentimen positif.
Secara teknikal, Bitcoin telah memasuki fase koreksi lebih dalam, dengan target utama berada di kisaran US$73.000. Likuiditas menjadi faktor kunci, karena pasar tidak bisa terus bergerak naik tanpa adanya keseimbangan antara tekanan beli dan leverage bullish.
Saat ini, harga Bitcoin bergerak dalam kisaran US$90.000-US$82.000 setelah keluar dari fase konsolidasi. Percobaan kenaikan yang gagal melewati resistance di US$91.000 berakhir dengan penurunan, membuka peluang penurunan lebih lanjut ke US$82.000 dan bahkan US$73.500.
Zona likuiditas utama berada di antara US$73.000 dan US$66.000. Jika harga tidak mampu bertahan di atas US$82.000 dan justru mengalami breakdown serta konsolidasi di bawahnya, maka pasar bisa terus melemah menuju target yang lebih rendah.
Kesimpulan: Tren Bearish Bitcoin Semakin Jelas?
Bitcoin saat ini menghadapi tekanan jual yang semakin besar. Sinyal jual pada grafik mingguan hampir terkonfirmasi, sementara crossover bearish pada MA-50 dan MA-100 hari menambah indikasi pelemahan lebih lanjut. Para analis memperingatkan bahwa jika Bitcoin menutup di bawah US$71.383, maka tekanan jual bisa semakin intensif.
Zona likuiditas utama berada di kisaran US$73.000-US$66.000. Jika harga terus melemah di bawah support krusial ini, maka kemungkinan besar Bitcoin akan mengalami tren penurunan yang lebih dalam.
Namun, seperti biasa, pasar kripto penuh dengan volatilitas dan kejutan. Apakah Bitcoin mampu bertahan dan kembali bangkit, atau justru semakin terperosok ke dalam tren bearish yang lebih panjang? Waktu yang akan menjawabnya.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Satechain media di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.